Minggu, 14 Agustus 2011

Katabolisme: Respirasi --> Glikolisis

Wooke.. Kembali lagi bersama saya dalam blog kesayangan kita "The Blog 25"..

Kali ini karna nganggur, saya akan membahas tentang "Glikolisis" yang ada pada respirasi (katabolisme)..

Sebelumnya taukah anda tentang Katabolisme?? Kalo menurut mbah Wiki sih..

"Katabolisme adalah lintasan metabolisme yang merombak suatu substrat kompleks molekul organik menjadi komponen-komponen penyusunnya sambil melepaskan energi, pada umumnya berupa ATP."

Katabolisme terbagi lagi mejadi katabolisme karbohidrat, lemak dan protein.. Glikolisis sendiri ada pada katabolisme karbohidrat pada proses respirasi..

Wookee.. Langsung aja ke toput..

==============================================================
Respirasi --> Merupakan peristiwa oksidasi biologis yang menggunakan oksigen sebagai akseptor (penerima) elektron terakhir..

"O2 dan H2 ditangkap NAD.. Sehingga NAD menjadi NADH2.. Kemudian melepas kembali H2 dan elektron sehingga terbentuk NAD + H2O"

Ada 4 tahap reaksi respirasi aerob.. Sekarang kita bahas Glikolisis dlu aja ya..

==============================================================
A. Glikolisis
Glikolisis adalah peristiwa penguraian Glukosa (6 atom) menjadi asam piruvat (3 atom) dan terjadi pada sitoplasma sel..

Biar ngerti mari kita lihat gambar berikut:
Ok jujur, saya tambah bingung pas liat gambar ini.. Jadi mari kita uraikan gambar di atas..


Tahap-tahap glikolisis:
1) Forfolisasi Glukosa
Setau saya yang namanya forfolisasi itu butuh ATP dan menghasilkan ADP + H+ .. Enzim: Heksokinase
ATP + Glukosa --> Glukosa 6-fosfat + ADP + H+

2) Pengubahan Glukosa jadi Fruktosa
Enzim: Fosfoglukoisomerase
Glukosa 6-fosfat <--> Fruktosa 6-fosfat

3) Forfolisasi Fruktosa
Enzim: Fosfofruktokinase
ATP + Fruktosa 6-fosfat --> Fruktosa 1,6-difosfat + ADP + H+

4) Penguraian Fruktosa 1,6-difosfat
Fruktosa 1,6-difosfat diurai menjadi 2 jenis trio fosfat, yaitu gliseraldehid 3-fosfat dan dihidroksiaseton fosfat.. Enzim: Aldolase
Fruktosa 1,6-difosfat --> gliseraldehid 3-fosfat + dihidroksiaseton fosfat

5) Pengubahan dihidroksiaseton fosfat
Nah, dihidroksiaseton fosfat itu gak bisa diurai pada proses glikolisis.. jadi diubah dlu biar kyak temennya.. Menjadi gliseraldehid 3-fosfat..
Enzim: Isomerase Triosa Fosfat
gliseraldehid 3-fosfat <--> dihidroksiaseton fosfat

6) Pengoksidasian gliseraldehid 3-fosfat
Gliseraldehid 3-fosfat di oksidasi menjadi 3-fosfogliseroil fosfat.. 3-fosfogliseroil fosfat merupakan senyawa dengan energi yang besar..
Enzim: Dehidrogenase gliseraldehid
gliseraldehid 3-fosfat + NAD+ + Pi <--> 3-fosfogliserol fosfat + NADH + H+

7) Pengubahan 3-fosfogliserol fosfat menjadi 3-fosfogliseraldehid dan ATP
Enzim: Fosfogliseraldehid Kinase
3-fosfogliserol fosfat ADP --> 3-fosfogliseraldehid + ATP

8) Pengubahan 3-fosfogliseraldehid menjadi 2-fosfogliseraldehid
Sekarang.. si fosfogliseraldehid turun level nih.. Haha..
Enzim: Fosfogliseraldehid Mutase
3-fosfogliseraldehid --> 2-fosfogliseraldehid

9) Pengubahan 2-fosfogliseraldehid menjadi fosfoenol piruvat dan H2O
Unsur air pada 2-fosfogliseraldehid dilepas menyebabkannya menjadi fosfoenol piruvat dan air..
Enzim: Enolase
2-fosfogliseraldehid --> fosfoenol piruvat + H2O

10) Fosfoenol piruvat menjadi Piruvat
Enzim: Piruvat Kinase
Fosfoenol piruvat + ADP --> Piruvat + ATP
==============================================================
Pada tahap selanjutnya proses tergantung pada kondisi aerob sel..
Namun sebelumnya mari kita hitung ATP yang di hasilkan..

"Ngutang 2 ATP, menghasilkan ATP 2 kali.. Dan setiap kali menghasilkan ATP itu langsung 2 ATPnya.. Hmm.."

Kalo gitu bisa ditulis: -2 ATP + 2(ATP) + 2(ATP) = +2 ATP

Jadi pada proses glikolisis terbentuk 2 ATP..

Tunggu dlu, si piruvat nasibnya gimana tuh?? Yuk telusuri lagi..
==============================================================
Nasib Piruvat ditentukan oleh kondisi Aerob sel..

A. Aerob
Dalam keadaan Aerob piruvat akan menjadi asetil KoA dan masuk ke Siklus Krebs..
Piruvat tidak direduksi dan ia merupakan prosuk akhir dari proses Glikolisis

Glukosa + 2 ADP + 2 NAD+ --> 2 Piruvat + 2 ATP + 2 NADH + 2H+ + 2 H2O

NADH akan di oksidasi kembali, menjadi..

2 NADH + 2H+ + O2 --> 2NAD+ + 2 H2O

B. Anaerob
Jika sel dalam keadaan Anaerob piruvat akan berubah menjadi Asam Laktat (pada otot), dibantu oleh enzim : laktat dehidrogenase.. Asam Laktat ini yang membuat otot kita terasa pegal..

Piruvat + NADH + H+ --> Laktat + NAD+

Jadi dalam keadaan Anaerob bisa disimpulkan seperti ini:

Glukosa + 2 ADP --> 2 Laktat + 2 ATP + 2 H2O
==============================================================
Wooke.. Sampe situ dlu ya.. Dah mau tidur yang nulis.. Haha.. Lain waktu kita lanjutkan ke Siklus Krebs..

NB: BOLEH DI COPY!! BOLEH DI AMBIL!! BOLEH DI SEBARKAN!! Yang nulis juga gak keberatan kalo dido'ain biar lebih menguasai materi ini.. :3

3 komentar:

  1. MANTAP BRO...
    LO EMANG KREATIF.
    THANKS WT INFORMASIYA.. W MNTA IZIN WT NGOPY PASTE BLOG U.. BWT NGRJAIN TUGAS W....

    BalasHapus